Uncategorized

5 Cara Memulai Bisnis Tanaman Hias

Apakah Benar Merawat Tanaman Hias Bisa Meningkatkan Kesehatan Fisik dan  Mental?

Memulai bisnis tanaman hias relatif tidak terlalu sulit, apalagi bisnis tanaman hias bisa dimulai secara sampingan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama. Waktu untuk mengurus tanaman hias bisa memanfaatkan sela waktu saat senggang seperti di pagi hari sebelum berangkat ke kantor atau sepulang kerja.

Keuntungan bisnis tanaman hias cukup menggiurkan. Sudah banyak success story yang mengubah hidup seseorang menjadi berkecukupan dari tanaman hias. Pasalnya permintaan tanaman hias akan selalu ada, segmentasi pasarnya juga jelas bukan hanya berasal dari kalangan menengah atas saja tetapi juga dari kalangan menengah bawah yang memang sudah memiliki rumah.

Terlebih saat ini cukup banyak konten-konten dekorasi rumah yang selalu menyertakan tanaman hias sebagai salah satu barang wajib yang akan membuat ruangan menjadi lebih segar dan hijau karena ada tanaman hiasnya.

Bisnis tanaman hias praktis tidak memerlukan modal yang besar. Apalagi saat ini banyak aplikasi kredit yang memberikan pinjaman tunai dengan syarat yang mudah. 

Lalu seperti apa panduan memulai bisnis tanaman hias yang benar? Berikut ulasan ringkasnya.

1. Pahami Tren Jenis Tanaman

Langkah pertama adalah memahami jenis tanaman hias yang sedang trending. Alasannya karena ketika salah satu jenis tanaman hias trending, permintaan pasti banyak. Lain hal jika tanaman hias tertentu tidak banyak dicari, harga tanaman hias pun akan menyesuaikan.

Mengikuti prinsip ekonomi, semakin banyak permintaan semakin tinggi harga produk akan naik. Sebaliknya semakin rendah permintaan, semakin rendah juga harga yang ditawarkan. Itulah mengapa pengetahuan serta riset tentang jenis tanaman hias yang paling banyak dicari penting untuk diketahui secara berkala agar bisa memenuhi kebutuhan pasar.

2. Kenali Cara Merawat Jenis Tanaman

Langkah kedua yang perlu diketahui adalah bagaimana cara merawat jenis tanaman hias yang hendak dijual. Tanaman hias rata-rata tidak memerlukan perawatan yang terlalu rumit. 

Namun, kamu harus memahami karakteristik tanaman hias seperti kebutuhan tanah, air, serta pupuknya. Selain itu ada beberapa jenis tanaman hias yang perlu terpaan sinar matahari langsung, tapi ada juga yang tidak perlu menerima terpaan sinar matahari terlalu banyak. 

Nah, seperti kata pepatah “tak kenal maka tak sayang” supaya kenal dengan jenis-jenis tanaman yang akan dijual, maka sayangilah dengan memperkaya pengetahuan tentang cara perawatan dan karakteristik masing-masing tanaman hias yang akan dibudidayakan.

Langkah pembelajaran seperti ini sebenarnya langkah yang paling berat diantara langkah lainnya, karena kamu perlu menginvestasikan waktu dan energi untuk mempelajari hal baru. 

3. Hitung Modal Usaha dengan Benar

Memang benar bahwa ada bisnis yang tidak perlu modal, tapi, untuk barang fisik seperti tanaman hias paling tidak ada beberapa barang yang perlu dipersiapkan seperti peralatan berkebun sederhana. Modal tanaman hias memang sepenuhnya merupakan alat dan bibit yang akan digunakan untuk budidaya tanaman hias.

Beberapa hal yang biasanya disiapkan di awal tentu saja media tanam, pot, serta pupuknya. Untuk lahan bisa menggunakan lahan di halaman rumah secara maksimal terlebih dahulu. 

Soal modal tidak perlu pusing karena saat ini ada banyak aplikasi kredit yang memberikan pinjaman tunai seperti Kredivo. Kredivo memberikan plafon pinjaman hingga Rp30 juta bagi member premium sehingga cocok banget jika dimanfaatkan untuk kebutuhan produktif seperti modal usaha. 

Bunga pinjaman rendah hanya 2,6% saja, tidak perlu survey dan DP. Untuk pinjaman tunai akan diberikan biaya admin di muka sebesar 6% dari total pinjaman dengan pilihan tenor 3 dan 6 bulan. Lain hal jika aplikasi kredit digunakan untuk membeli barang kebutuhan berkebun di marketplace secara langsung.

Cicilan bisa lebih fleksibel dengan tenor 3 bulan tanpa bunga, atau 6 hingga 12 bulan dengan bunga yang tetap paling rendah diantara perusahaan sejenis. Khusus untuk cicilan barang dengan tenor 3 bulan dari Kredivo tidak perlu bayar bunga sama sekali, hanya bayar admin saja sebesar 3% di awal dari total harga barang. Mudah bukan?  

4. Siapkan Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran di zaman digital seperti saat ini tentu saja mau tidak mau harus mulai menggunakan media sosial. Gunakan Instagram dan Tiktok untuk membuat konten-konten organik seperti cara budidaya hingga video-video edukasi lainnya yang membuat pengetahuan audience bertambah dengan topik yang mengerucut hanya pada tanaman hias saja.

Selain media sosial, strategi pemasaran dari mulut ke mulut juga masih sangat powerful. Maka, mulailah memasarkan dari keluarga atau teman paling dekat terlebih dahulu. Jangan sungkan untuk memberikan kado tanaman hias bari keluarga, teman atau kerabat yang mampir melihat-lihat bisnis tanaman hiasmu. 

5. Sesuaikan Jenis Tanaman Hias dengan Kondisi Lingkungan

Tanaman akan sangat bergantung pada permukaan tanah lingkungan sekitar. Selain itu, cuaca dan kelembapan udara juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Itulah sebabnya di awal kamu perlu memahami jenis dan karakteristik tanaman hias yang cocok dengan lingkungan sekitarmu.

Pastikan juga bahwa kamu memahami dengan benar wadah yang digunakan, tetap ramah lingkungan serta memberikan kesan yang baik pada para pelanggan bahwa kamu memang merawat tanaman hiasnya dengan benar.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *